Jumat, 10 Maret 2023

cerita sejoli

 Malu ah dengar cerita tentang mereka

🤭🤭🤭🤭🤭. Sih cewek sebut saja Melati, dan sih ibu sebut saja mawar
Mawar: jangan la jalan trus kalian tu kasihan cowokmu kerja cari uang
Melati: gk yuk orang beruang pacarku itu, rumahnya aja bagus nian yuk aku la pernah di ajak ke rumahnyo, ibunyo aj tiap bulan ngirim duit...
Dalam hati langsung berkata ya Allah aku dulu selalu bangga ngakuin dia dng semua keadaanya eh kok mbknya malah kayak malu ya mengakui keadaan masnya yang sebenarnya, semoga masnya tahan sama sikap glamor dan hidup mewah pacarnya yang sekarang, cuman pesan 1 hal aja mas nanti saat mas gk punya uang maka harga diri mas bakal ada di telapak kaki mbknya

Jumat, 23 November 2018

KISAH CINTA YANG LUAR BIASA DARI SEORANG ANAK KECIL KEPADA NABI ﷺ

KISAH CINTA YANG LUAR BIASA DARI SEORANG ANAK KECIL KEPADA NABI ﷺ
Terjadi satu kisah di zaman Syeikh Abdurrahman Ad-Diba'i.
Ketika sedang berkumpul dengan orang di kota Zabid (ujung kota Yaman) untuk berziarah ke makam
Sayyidina Muhammad ﷺ di kota Madinah.
Jarak perjalanannya membutuhkan waktu selama 2 minggu.
Ketika rombongan tadi hendak bergerak ke kota Madinah datang seorang anak kecil sekitar 8 tahun,
wahai syeikh aku hendak ikut ziarah ke makam Nabi ﷺ .
Tapi permintaan anak kecil itu tidak diizinkan oleh syeikh,
karena kau nanti membuat susah, orang hendak ke sini kau hendak kesana.
Lalu syeikh bertanya kepada anak kecil itu, kenapa kau sangat ingin ikut.
Lalu anak itu berkata wahai syeikh percayalah "Aku sangat rindu dengan Rasulullah".
Namun dijawabnya, ''Sudahlah kau tetap tak boleh ikut.''
Maka berjalanlah rombongan tadi. Setibanya di kota Madinah tepatnya dimakamnya Sayyidina Muhammad ﷺ , terkejutlah Syeikh Abdurrahman Ad-Diba'i karena melihat anak kecil itu ada dihadapannya.
''Wahai anak kecil, dari mana kau datang. Bagaimana kau bisa ikut.''
''Ketika kalian berangkat, aku masuk dalam kotak/peti ikut bersama rombongan ziarah ke makam Sayyidina Muhammad ﷺ .''
''Kata Syeikh aku tidak heran kalau kau masuk peti, tapi selama 2 minggu kau makan dan minum dari mana, tidak makan dan tidak minum.''
''Wahai syeikh sungguh aku dilupakan dari makan dan minum karena sangat rindu kepada Nabi ﷺ ''.
Anak kecil tadi pun bertanya;
''Wahai syeikh apakah benar tanah ini pernah di pijak Rasulullah ﷺ ?''
Kata syeikh ''ya'.'
Kemudian anak tersebut mengambil tanah itu lalu diciumnya tanah tersebut,
terus anak kecil itu tiba-tiba roboh seakan-akan pingsan.
Rupanya anak kecil itu telah wafat.
Anak kecil itu di kebumikan di luar kota Madinah karena orang luar.
Kemudian kesemuanya terus mengerjakan umrah.
Saat pulang,
Syeikh teringat kepada anak tadi, lalu datang menziarahi makam anak itu.
Ketika syeikh melihat keadaan makam itu, menjadi bingung.
Karena kubur itu diluar kota Madinah
tapi berangsur-angsur bergeser masuk kota Madinah mendekati makam
Sayyidina Muhammad Rasulullah ﷺ .
Maka menangislah Syeikh Abdurrahman Ad-Diba'i.
Sampai sekarang makam tersebut masih ada dan makam tersebut ada di seberang Masjid Nabawi.
''Wahai anak kecil betapa hebat dan mulianya engkau, sewaktu kecil kau rindu hendak ziarah ke makam Sayyidina Muhammad Rasulullah ﷺ , dan sewaktu kau wafat kau juga rindu kepada Rasulullah...''
Syeikh Abdurrahman Ad-Diba'i pun menangis di dalam rumahnya
“Aku ini adalah seorang imam tapi aku malu melihat kecintaan seorang anak
yang sangat mencintai Rasulullah ﷺ .
Dan sang Imam pun menulis riwayat perjalanan anak kecil tersebut di Maulidnya.
Hebatnya cinta anak kecil kepada Habibana Sayyidina Rasulullah ﷺ .
"Kitab Maulid Ad Diba'i"

BUAH CINTA KEPADA RASULULLAH SAW

BUAH CINTA KEPADA RASULULLAH.
Oleh Alhabib Quraisy Baharun
Ada seorang pemuda yang pekerjaanya mengangkut barang di pasar. Setiap hari dia menyisihkan sebagian upahnya untuk ditabung. Dan tabungan tersebut dibuka setahun sekali, bukan di malam lebaran, melainkan di malam 1 Robiul Awal.
Uang tersebut sebagian dipakai untuk membeli baju baru, peci baru, minyak wangi baru,dll, sebagian lagi dipakai untuk memesan makanan yang enak di catering untuk porsi 50 orang di tanggal 12 Robiul Awal.
Saat memasuki bulan Robiul Awal, wajahnya kelihatan bahagia sekali. Teman-temannya heran dan bertanya mengapa kelihatan bahagia sekali padahal di hari lahirnya sendiri dia tidak sebahagia ini.
Maka dia menjawab, "Kelahiran saya tidaklah penting, tapi kelahiran Nabi Muhammad adalah kelahiran hidayah bagi kita semua, kelahiran jalan surga bagi kita.
Jika bukan karena kelahiran Beliau saw, kita tidak akan mengerti jalan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat."
Karena itu mulai awal bulan Maulid, pemuda tersebut terlihat sangat bahagia sekali.
Hingga malam 12 Robiul Awal tiba, dia sholat Isya dan langsung tidur. Kemudian jam 1 malam, dia bangun dan bersiap-siap dengan memakai baju dan perlengkapan yang baru dia beli. Setelah itu, dia membaca sholawat beribu-ribu sholawat sampai menjelang subuh.
Di saat detik-detik kelahiran Rosulullah saw, dia berdiri, membaca mahalul qiyam sendirian dengan berlinang air mata. Menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad saw dengan penuh cinta dan kerinduan.
Saat tiba adzan subuh, pemuda tersebut sholat subuh di masjid. Kemudian dia mengumpulkan teman-temannya untuk membaca maulid dan sedikit menceritakan yang ia tahu tentang Rosulullah saw. Ia juga meminta Ustadz untuk menceritakan tentang Nabi Muhammad saw. Setelah acara tersebut selesai, mereka semua makan bersama dengan jamuan yang disediakan oleh pemuda tersebut.
Keesokan harinya dia mulai menabung lagi, begitu seterusnya sampai wafatnya.
Pemuda tersebut wafat sebelum tua dan belum sempat menikah.
Beberapa hari sesudah kewafatannya, seorang temannya memimpikan dia berada dalam kenikmatan yang luar biasa.
Dia bertanya," Atas amal ibadah apa, kau mendapatkan kenikmatan seperti ini?"
"Saya tidak tau",jawabnya.
Kemudian dia bercerita, "Ketika masuk alam kubur, saya dibangkitkan dan saya sadar bahwa saya telah mati. Saya juga ingat bahwa sebentar lagi akan didatangi malaikat Munkar dan Nakir. Saya ketakutan dan gemetar. Lalu dari ujung saya melihat ada cahaya yang semakin mendekat. Saya pikir itu adalah malaikat Munkar dan Nakir. Saya tambah ketakutan. Tapi setelah dekat dan saya bisa melihat wajahnya, maka hilanglah rasa takut tersebut."
Saya berkata kepada orang tersebut, "kalau saya tau yang datang setampan dirimu, tentu saya tidak akan ketakutan.Saya kira malaikat Munkar Nakir itu sangat menakutkan."
Maka Orang tersebut berkata, "Saya bukanlah Munkar Nakir, tapi saya adalah orang yang kau rayakan hari kelahirannya di bulan Robiul Awal. Saya yang senantiasa kau rindukan dalam hari-harimu. Saya adalah yang senantiasa kau bacakan sholawat dan salam dalam hari-harimu. Semua sholawatan yang kau lakukan itu, diajukan kepadaku. Sampai ketika saya mendengar kabar kewafatanmu, maka saya meminta izin kepada Allah untuk memberi syafaat kepadamu di dalam kuburmu, sebelum saya memberikan syafaat kepadamu di akhirat nanti. Sebentar lagi Munkar Nakir akan datang kepadamu, tenangkan hatimu, saya akan menemanimu"
Sumber :
Kitab Fadho-ilus sholawat.
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ