Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 30 Mei 2013

makalah konsep pemasaran



BAB II
PEMBAHASAN
1.      Konsep Pemasaran
Untuk memasarkan produk sebuah perusahaan diperlukan konsep pemasaran, ide untuk mengidentifikasikan kebutuhan konsumen sebelum memproduksi barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Konsep pemasaran berorientasi menciptakan rasa senang pada pihak konsumen dengan menawarkan nilai produk, barang atau jasa, yang mereka butuhkan.
Konsep pemasaran diaplikasikan oleh perusahaan, khususnya oleh bagian pemasaran. Karena bagian ini yang berfungsi untuk menaksir jumlah permintaan produk perusahaan, meningkatkan permintaan, dan melayaninya.
Konsep pemasaran harus berorientasi pada kebutuhan konsumen. Misalnya, menawarkan pemanas ruangan di negara tropis merupakan konsep pemasaran yang tidak tepat. Produk tersebut seharusnya ditawarkan di negara berudara dingin. Karena itu, sebelum memproduksi suatu produk perusahaan perlu terlebih dahulu mengidentifikasikan orang orang yang paling mungkin untuk membeli produk yang ditawarkan. Selain berorientasi pada kebutuhan konsumen, konsep pemasaran berorientasi pada pencapaian laba yang ditargetkan sebagai tujuan perusahaan.
Sekelompok konsumen dan/atau lembaga yang memerlukan dan mampu serta berwenang untuk membeli suatu produk disebut pasar. Pasar diklasifisikan dalam dua kelompok, pasar konsumen dan pasar industri. Orang-orang yang membeli suatu produk untuk konsumsi disebut pasar konsumen, dan konsumen yang membeli suatu produk untuk diproses menjadi produk tertentu dengan tujuan mendapatkan laba disebut pasar industri.
Pemasaran yang efektif didasarkan atas tiga elemen pokok: falsafah pemasaran, segmentasi pasar, dan prilaku konsumen. Perusahaan baru harus memadukan ketiga unsur tersebut dalam pengembangan tahapan cara yang dapat ditempuh untuk memasarkan produk perusahaan.









2.      Segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah salah satu elemen penting dalam strategi pemasaran yang
akan anda lakukan (bahkan terlalu penting) . Baiklah, akan saya
terangkan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami apa itu
segmentasi pasar. Menurut Hermawan Kertajaya, pengertian segmentasi
pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif.
Anda masih bingung dengan pengertian segmentasi pasar diatas? Begini,
salah satu efek apabila anda tidak mengetahui siapa segmentasi pasar
yang tepat bagi produk anda adalah apa yang akan anda lakukan dan berapa
biaya pemasaran yang sudah dikeluarkan akan menjadi sia-sia belaka.
Walaupun produk anda unik dan bernilai.
Contoh paling gampang segmentasi pasar adalah anda jualan mobil BMW
(product) dengan harga 750 juta (price) kemudian anda jual ke pengemis
(targeting & segmentation). Walaupun BMW tersebut sudah anda diskon
gila-gilaan sampai 75% (promotion), si pengemis tidak akan membeli.
Kenapa? Karena itu bukan kebutuhan dia. Beda kalau anda jual ke
segmentasi pasar pecinta mobil mewah, akan lain hasilnya. Hal itu juga
sama saja dengan anda jual daging ayam ke segmentasi pasar orang yang
vegetarian atau anda jual sirip ikan hiu ke pasar tradisional yang belum
tentu orang yang suka makan seafood dan yang berkantong tebal datang ke
tempat tersebut.
Hasilnya pasti nol besar, walaupun harga sudah anda turunkan mati-matian
sampai ngos-ngosan. Perilaku konsumen-nya berbeda. Lalu bagaimana cara
mengetahui segmentasi pasar? Lakukan riset pasar! Setelah anda
mengetahui siapa target pasar anda, anda akan lebih mudah melakukan
penawaran produk anda.
Ketika keputusan untuk mengawali suatu perusahaan telah ditetapkan, diperlukan informasi pasar yang cukup untuk memahami struktur dasar pasar. Pada umumnya pasar terdiri dari orang-orang yang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Segmentasi pasar adalah proses identifikasi ciri khas yang membedakan suatu kelompok konsumen dengan kelompok konsumen yang lain. Misalnya, meskipun banyak orang yang makan es krim, pasar untuk es krim dapat disegmentasikan berdasarkan rasa dan harga. Ada sementara orang yang lebih menyukai es krim berkualitas tinggi yang dibuat dengan gula asli dan krim karena rasanya: adapula orang yang tidak dapat membedakan kualitas, mereka menilai es krim semata berdasarkan rasanya.
Segmentasi pasar meliputi empat variabel sebagai berikut:
·  Harga produk atau jasa.
·  Kualitas dan ciri produk atau jasa.
·  Teknik promosi yang digunakan untuk produk dan jasa.
·  Metode distribusi produk atau jasa.
Untuk mengetahui cara menerapkan keempat variabel segmen pasar tersebut,  dapat diasumsikan bahwa pasar konsumen dapat dibagi menjadi empat kelompok pasar sebagai berikut:
· Orang yang lebih mengutamakan harga.
· Orang yang lebih mengutamakan kualitas.
· Orang yang lebih mengutamakan kemewahan.
· Orang yang lebih mengutamakan pelayanan.
Setelah keinginan konsumen diketahui, diperrlukan identifikasi untuk mengetahui konsumen potensial untuk suatu produk melalui segmentasi pasar.
Segmentasi pasar dibedakan dalam lima bentuk dasar: demografis, geografis, psikografis, manfaat, dan volume. Rincian segmentasi disajikan dalam gambar 13-1 sebagai berikut:
Gambar 13-1
Bentuk Segmentasi Pasar
Bentuk                                     Ciri umum
Segmentasi demografis                        Umur, pendidikan, jenis kelamin, kelas sosial, ras,jumlah
                                                            Anggota keluarga
Segmentasi geografis                Lokasi regional (misalnya, jakarta, bandung, semarang,
                                                            Yogyakarta, medan, makassar) kepadatan penduduk
                                                            (kota,pinggiran kota, pedesaan): ukuran kota atau desa,
                                                            iklim




Pentingnya segmentasi pasar
Pengertian segmentasi pasar sebagai suatu strategi perusahaan tidaklah semata dilakukan dengan cara membedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru (product diversification), tetapi didasarkan atas atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen. Segmentasi pasar adalah pembagian suatu pasar yang heterogen kedalam satuan-satuan pembeli yang homogen, dimana kepada setiap satuan pembeli yang homogen tersebut dijadikan sasaran pasar yang dicapai dengan marketing mix tersendiri. Dengan demikian yang semula pasarnya satu dan luas,kemudian dibagi-bagi atau disegmentasi oleh pemasar menjadi beberapa bagian pasar yang sifatnya homogen. Homogenitas pasar tersebut dicari dan ditentukan sendiri oleh pihak pemasar.
Mengingat luasnya pasar, maka kegiatan segmentasi pasar harus dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:

 Pasar lebih mudah dibedakan
Setiap produk yang dihasilkan adalah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar produk tersebut dapat diterima tentunya haruslah sesuai dengan selera konsumen. Sedangkan dilain pihak dengan keadaan pasar yang heterogen dan selera konsumen yang selalu berkembang tentunya sulit untuk dapat diikuti oleh perusahaan secara terus menerus. Dalam hal ini perusahaan akan cenderung mencari sekelompok konsumen yang sifatnya homogen sehingga lebih mudah untuk memahami selera konsumen. Dengan demikian pasar lebih mudah dibedakan dengan kelompok pasar yang lain.

 Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik
Ø
Dalam memenuhi kebutuhannya konsumen selalu menginginkan empat hal penting yaitu kualitas barang yang bagus, harga yang terjangkau serta pelayanan yang baik dan memuaskan serta ketepatan waktu. Dari keempat hal tersebut yang sangat dominan adalah perihal pelayanan. Banyak konsumen lari ketempat lain karena masalah pelayanan. Harga dan kualitas kadang menjadi nomor dua dibanding pelayanan. Menyadari hal tersebut maka segmentaasi pasar harus dilakukan agar dapat memberikan
pelayanan yang mengarah kepada pasarnya. Bentuk pelayanan yng diberikan oleh perusahaan adalah menyediakan tempat parkir yang luas dan gratis. Pelayanan ini juga dimaksudkan untuk menarik perhatian konsumen

 Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah
Ø
Mengingat luas dan beragamnya pasar konsumen, maka akan sulit untuk melayani semua konsumen yang sangat heterogen tersebut. Maka dengan melayani konsumen yang sifatnya homogen maka strategi pemasaran yang direncanakan dapat lebih mengarah dalam menyusun marketing mix yang meliputi perencanaan produk, harga, distribusi dan promosinya sehingga menjadi lebih tajam
Disamping itu dengan melakukan segmentasi pasar maka dapat membantu pihak manajemen dalam hal mengarahkan dana dan usaha kearah pasar potensial yang paling menguntungkan karena sasaran pasarnya jelas, serta dapat merencanakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar beserta cara- cara promosi yang paling tepat bagi perusahaan. Pada gambar berikut perusahaan membagi segmen dalam dua kategori yakni produk yang ditujukan untuk segmen 19 – 50 tahun,dan produk untuk segmen 51 tahun keatas. Hal ini dilakukan agar produk tersebut dapat lebih mengarah kepada kelompok konsumen tertentu
BAB III
PENUTUP
B.     Saran
Penulis menyadari bahwa makalah yang disusun ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu keritik, saran, dan masukan yang sifatnya membangun sangatlah kami harapkan untuk baiknya makalah ini ke depannya.














MAKALAH
“Konsep Pemasaran”
Mata Kuliah Kewirausahaan
Disusun Oleh :
M.khariska
Nurul
Niki
Dosen Pembimbing : Idwal
FAKULTAS/JURUSAN EKONOMI ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
BENGKULU
2013

1 komentar:

wasiatul karimah mengatakan...

maaf, boleh tau referensinya apa ?