Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 24 November 2016

Dimanakah Kau Hai Nabi Muhammad?

ASSAJIDIN.COm — Ini kisah nyata dari seorang anak Nasrani yang tertembak saat peringatan Maulid Nabi. Kisah ini dituturkan seorang ulama Libanon dalam suatu majelis.
Pada saat itu, di Libanon Selatan, kebiasaan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, mereka rayakan secara turun temurun dan selalu dimeriahkan dengan menembakkan senjata api ke atas untuk menunjukkan kegembiraan.
Ketika itu seorang anak Nasrani Dari keluarga Ghatas yang terkenal terlihat asyik menonton meriahnya peringatan Itu.
Tanpa disadari, sebuah peluru nyasar menembus kepalanya.
Anak itu pun jatuh tersungkur bersimbah darah dan seketika itu juga ibunya berteriak histeris.
Maka dengan segera anaknya dilarikan ke RS. GHASAN HAMUD.
Tetapi RSGH angkat tangan karena tidak mampu menangani pendarahan yg begitu hebat.
Lantas anak itu dirujuk ke RS. AMERIKA yang memiliki banyak dokter ahli dan spesialis.
Tapi begitu melihat kondisi anak itu mereka juga angkat tangan.
Karena panik penuh kecewa, ibu sang anak berteriak dengan kerasnya sambil berseru:
“Di manakah engkau Hai MUHAMMAD yang mengaku sebagai Nabi?
“Lihatlah apa yang dilakukan umatmu kepada anakku karena merayakan hari kelahiranmu”
Pada saat itu dokter kepala yang memimpin perawatan keluar ruangan menemui sang ibu dan memintanya agar melihat anaknya untuk yang terakhir kali.
Ibu nasrani itu dengan lemas dan dipapah masuk ke ruangan, diikuti dengan keluarnya para dokter.
Namun Keajaiban terjadi…
Ketika sang ibu sudah di dalam ruangan, ternyata dia melihat anaknya sedang duduk di tepi tempat tidur sambil berteriak:
“Tutup semua pintu dan jendela nya ibu!! Dia jangan diperbolehkan keluar!!”
Antara percaya dan tidak Si ibu mendekati anaknya untuk memastikan kondisi anaknya.
Sungguh sesuatu yang tidak masuk akal.
Kondisi anaknya begitu sehat dan bugar serta tidak ada bekas luka tembakan sama sekali di kepalanya.
Apalagi bercak darah.
“Anakku apa yang terjadi..?“
“Ibu, dia datang mengelus kepalaku sambil tersenyum.“
“Siapa dia sayang”?
“MUHAMMAD…
Muhammad…Ibu.“ jawab anak itu…
Subhanallah…..
Ternyata, teriakan si ibu disambut oleh NABI AGUNG MUHAMMAD SAW…..
Beberapa menit kemudian…
Berkumpullah semua dokter untuk melihat kenyataan di hadapan mereka.
Maka ibu, anak dan semua dokter nasrani yang menyaksikan keajaiban tersebut saat itu juga mengikrarkan syahadat (masuk Islam).
“Kami bersaksi tiada Tuhan yang patut disembah kecuali ALLAAH dan Muhammad benar-benar utusan dan Hamba Allaah”
Ini kejadian nyata yang ditakdirkan oleh Allaah untuk menunjukkan keagungan junjungan kita Sayyidina Muhammad Shalallaahu ‘alaihi wasalam
Tiada yang tidak mungkin bagi Allaah…!
Shallu ‘Alan Nabi…!!!!

Tidak ada komentar: